Minggu, 12 Oktober 2014

Railing Tangga



Satu Anak Tangga Tertanam di Dinding
“Konstruksi ini disebut kantilever, kekuatan tangga terletak pada jepitan antara anak tangga dan dinding”
Bahan yang tepat untuk konstruksi railing tangga model ini adalah konstruksi beton dan konstruksi baja. Model ini tidak memerlukan tempat yang luas karena biasa ditempatkan di sudut ruang. untuk lokasi beton, harus dibuat di lokasi (on site). sedangkan untuk konstruksi baja bisa dikerjakan dahulu di workshop. Jika ingin membuat tangga kantilever, perhatikan pembesian untuk pondasi. Lebar/bentang anak tangga sebaiknya tisak lebih dari 80 cm.
Tangga Spiral
“Tangga spiral bertumpu pada satu tiang utama di tengah, anak tangga menempel pada tiang utama dan berkonstruksi kantilever”
Bentuk tangga spiral adalah melingkar pada satu tiang sehingga sering juga disebut tangga pilin atau tangga pusar. Bahan yang digunakan untuk tangga ini sebaiknya dari konstruksi baja. Jenis tangga ini tidak memerlukan tempat yang luas dan biasanya hanya cukup dilewati untuk satu orang. Pembuatannya bisa dilakukan di workshop untuk selanjutnya dipasang di lokasi.
Balok Induk di Tengah
“Kekuatan tangga terletak pada satu balok induk di tengah yang letaknya tersembunyi di bawah anak tangga”
Struktur lain yang menopang tangga ini biasanya berupa tiang atau ada satu sisi yang tertanam ke dalam dinding. Dengan struktur ini, tangga terlihat ringan. Cocok bila digunakan untuk ruangan yang tidak terlalu besar. Material yang bisa digunakan adalah konstruksi besi, baja, kayu, beton atau kombinasi dari ketiganya. Pengerjaan tangga jenis ini harus dilakukan di lokasi.

Kamis, 22 Mei 2014

Agar Nyaman Saat Menapaki Tangga

Sebagai sarana sirkulasi vertikal antar lantai, tangga harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemakainya.

Tangga yang aman dan nyaman berarti si pemakai tidak merasa khawatir saat berjalan naik dan turun tangga. Merencanakan railing tangga yang nyaman berarti harus memperhatikan beberapa faktor, seperti besar beban yang akan diterima oleh tangga, jenis tangga atau bahan yang akan digunakan. Pembahasan mengenai konstruksi tangga yang kuat, dapat dibaca pada postingan terdahulu "Tangga Harus Kuat".

Mendesain Tangga yang Nyaman
Tangga bisa dikatakan nyaman, apabila si pemakai tidak merasa sulit dan lelah saat menggunakannya. Karenanya dalam mendesain tangga, perhatikan dulu siapa saja yang menggunakan tangga; apakah mereka anak-anak, atau orang lanjut usia. Intinya, siapapun yang menggunakan tangga, mereka harus merasa nyaman.

Untuk memberikan rasa nyaman ketika menaiki tangga, ada beberapa faktor yang peru diperhatikan saat perencanaannya, seperti:

  • tinggi dan ukuran anak tangga (pijakan)
  • kemiringan (kecuraman)
  • penggunaan pagar tangga (railing tangga & baluster)
  • penggunaan bordes
  • material anti slip
  • pencahayaan pada ruang tangga

Kamis, 01 Mei 2014

Pengenalan Tentang Tangga

Tangga merupakan struktur yang menghubungkan area lantai bawah dengan bagian atas secara vertikal. Struktur tangga pada umumnya terdiri atas enam pendukung sistem struktur tangga. Yang terdiri dari:
  • Pondasi
          Dibuat agar tangga tidak mengalami pergeseran atau penurunan. Pondasi dapat berupa pemasangan batu kali, beton bertulang atau kombinasi keduanya.
  • Ibu Tangga
          Merupakan konstruksi pokok yang mendukung anak tangga, dapat berupa konstruksi yang menjadi satu dengan rangka bangunan atau terpisah.
          Sebagai tempat bertumpunya telapak kaki. Syaratnya harus dipasang teratur (agar enak dan nyaman dilalui), bentuk dan ukurannya ideal untuk menjamin rasa aman dan nyaman.
  • Pagar Tangga
          Pelindung disamping sisi tangga agar orang tidak terperosok. terdiri dari berbagai motif. Dalam proses pembuatnnya harus mempertimbangkan unsur keamanan, kenyamanan dan keindahan.
        Tempat berpegang bagi orang yang naik dan turun tangga agar aman (Hand Railing). Bentuk (bulat, persegi, oval) dibuat agar sesuai dengan genggaman telapak tangan dan terasa nyaman terasa nyaman saat digunakan. Membutuhkan tumpuan berupa pagar tangga yang ditanam pada anak tangga dan ibu tangga.
  • Bordes
          Adalah plat datar diantara anak-anak tangga untuk tempat beristirahat. Bordes biasanya berada pada bagian tikungan dari tangga. Lebar bordes ideal untuk bangunan rumah antara 80 - 100 cm, dan 120 - 200 cm bila bordes tersebut diperuntukkan untuk bangunan umum.

nb: Gabungan antara Pagar Tangga dan Pegangan Tangga biasanya disebut juga dengan istilah Railing Tangga.